Selasa, 18 Agustus 2009

My Holiday.. My Freedom

Pagi-pagi sudah persiapan untuk berangkat liburan ke Bukit Tinggi, ini lah pengalaman pertamaku untuk berkendaraan jauh dengan sepeda motor. kabut asap masih menyelimuti perjalanan dengan begitu pekatnya. Perlahan tapi pasti aku berangkat menjauh dari kota pekanbaru..

Begitu indah pesona alam yang di tampilkan oleh kuasa Tuhan, aku masih menikmati perjalanan dengan speda motor..pandangan ku bebas menerawang hutan yang masih asri plus udara yang dingin menusuk kulit, walaupun sudah memakai jaket kulit , tapi tetap saja hawa udara ingin memperkenalkan dirinya ke padaku..

Sambil mengendarai kendaraan aku menikmati panorama alam di sekitar ku, aku merasa amat kecil diantara tebing-tebing yang tinggi yang menemaniku sepanjang perjalanan.
Dalam hati ku bertegur.." Oh Tuhan sungguh besar kuasaMu,menciptakan panorama seindah ini". Aku semakin saja merasa begitu dingin sedingin hatiku ketika aku berjalan, melihat dan merasakan hembusan udara yang menerpa kulitku. Akan kah perjalanan hidup ku seindah aku menikmati panorama alam ini.

Matahari pun menampakan wajah nya, ketika aku sampai di daerah Pangkalan, ada satu tempat yang enak untuk di singgahi, namanya "Bandrek House", yang menyediakan beraneka rasa bandrek, tapi tetap saja aku memilih dengan rasa yang standar, menikmati view yang indah seakan tak mau beranjak dari tempat duduk karena perjalanan yg lumayan jauh..
Aku pun melanjutkan perjalanan ku, selanjut nya adalah "Kelok Sembilan", jalan satu-satunya untuk ke sumetra Barat, dengan tikungan yang terjal dan memilki 9 tikungan tajam, sebeanrnya masih ada tempat yang memiliki 44 tikungan tajam, tetapi aku tidak berani untuk mencoba nya..
di Kelok 9, ada pembagunan yang dasyat guna memperlancar perjalanan kita-kita untuk berangkat ke SUMBAR, tapi masi on Proses, semoga cepat selesai jadi kita bisa lebih gampang,

Aku berusaha menikmati perjalanan, Sesampai di Bukit Tinggi, aku pun Hunting untuk mencari penginapan yang paling murah, akhir nya aku mendapatkan kamar dengan harga 50.000 untuk satu malam nya, ya sederhana di Bukit Tinggi, kita gak perlu AC atau pun kipas angin. karena Hawa sejuk pegunungan sangat terasa apa lagi air nya..wuiiiihh gak berani deh kalo mau mandi diatas jam 6 sore, dingin banget..
kesan nya norak tapi itulah yang aku rasakan..
Sembari menikmati Panorama "Ngarai Sianok", pikiran ku tetap menerawang ke padamu seandainya kita bisa melakukan perjalanan berdua..pasti lebih indah aku beharap suatu saat kita bisa menikmati nya berdua..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar